1. Sakit hati itu bak KEGELAPAN yang
menyelimutinya. Jika berada dalam KEGELAPAN, cepat nyalakan LENTERA IMAN agar
NUR PEMA'AF dapat menerangi jiwa dan akal.
2. Tak ada mahkluk yang dapat merubah
TAKDIRNYA yang sudah menjadi KETETAPANNYA. Do'a yang diKABULKAN atau TIDAK,
tetap dalam konteks skenario TAKDIR KEKUASAAN ALLAH...!
3. SABAR itu ialah : TABAH, ULET,
BERANI, dan TEGAR. Oleh karena itu jadikanlah SABAR sebagai PERISAI hidupmu.
Insya Allah akan selamat dari tipu daya KEHIDUPAN DUNIA.
4. SU-UZHON itu sumber penyakit HATI.
Jika ingin selamat DUNIA AKHIRAT, jangan SU-UZHON di saat memandang sesuatu,
teristimewa KETETAPAN ALLAH padamu.
5. Hanya yang buta MATA HATI, gelap dan
sakit HATInya. TONTONAN jadi TUNTUNAN dan TUNTUNAN buat TONTONAN. Kenikmatan
DUNIA diutamakan, kepentingan AKHIRAT diabaikan.
6. BIMBANG dan GELISAH dalam menatap
MASA DEPAN, suatu tanda kurang percaya bahwa ALLAH itu mempunyai sifat MAHA
PEMURAH dan lagi MAHA MENCUKUPI setiap hamba-Nya.
7.Tuntutmu pada KESEMPURNAAN makhluk
itu yang menjadi sumber kekeruhan HATI di dalam memandang KEHENDAK ALLAH yang
tampak di aneka ragam sifat dan perbuatan hamba-hambaNYA.
8. Dalam kehidupan, banyak orang yang berusaha
menghindari takdir malah ketemu takdir. Usaha menghindar dari sesuatu yang tak
disukai malah berjumpa dengan yang lebih tidak disukai. Memang, terkadang
sesuatu yang tak disukai nafsu, justeru menurut Allah baik untukmu dan masa
depanmu, begitu pula sesuatu yang disukai nafsu, malah menurut Allah tidak baik
untukmu dan masa depanmu.
9. Tak ada seorangpun yang terbebas dari persoalan dunia.
Dan setiap persoalan yang menghampiri seseorang, sesungguhnya pada ketika itu
Allah sedang memberi kesempatan kepada hamba-Nya untuk lebih dekat dengan-Nya.
Maka kesabaran dan keikhlasan hamba dalam menghadapi persoalan hidup adalah
kunci pembuka pintu untuk berjumpa, bercumbu dan bermesraan dengan-Nya di dalam
kenikmatan yang abadi.
10. Menghadapi berbagai macam kemelut hidup, terkadang
membuat hati lelah, gelisah dan nyaris patah semangat, karena persoalan demi
persoalan datang seolah tak kunjung usai. Jangan putus asa wahai anak-anakku,
karena Allah tidak akan membiarkanmu terlunta-lunta dalam menghadapinya.
Percayalah bahwa pertolongan Allah sangat dekat terhadap orang yang bersih hatinya
dan istiqomah mengabdi kepada-Nya.