Selasa, 12 November 2013

kalam Hikmah ( Bab Cinta ) 32-63


32. Inner Beauty yang Hakiki pada wanita itu memancar dari dalam HATI yang JERNIH. Untuk mendapatkan KEJERNIHAN HATI, dibutuhkan POWER RUHANI, ZIKIR dan AMAL IBADAH yang IKHLAS


33. FITRAH manusia menghamba pada yang di DAMBA. Maka yang harus di DAMBA itu hanya ALLAH. Jika mendambakan selain-NYA berarti menyalahi FITRAH alias SYIRIK HUKUMNYA!

34. Suatu apapun yang engkau CINTAI selain ALLAH pasti suatu saat akan membuat dirimu KECEWA. Karena tiadak ada YANG PALING SEMPURNA di ALAM FANA ini kecuali ALLAH.

35. Hanya orang-orang KUFUR yang tak ber-SYUKUR pada ANUGERAH AMANAT ALLAH yang ada padanya. Tanggung jawab pada AMANATNYA sebagai tanda orang yang mencintai ALLAH berirama SYUKUR


36. Cinta kasihku kepadamu melebihi darisegala apapun termasuk diriku. Jaga pandangan HATImu pada SYAIKH MURSYID agar tidak TERPELANTING seperti PENDAHULUmu.

37. Getaran yang merambah dinding HATI itu sebagai pertanda dari Allah. Hanya orang-orang yang bersih hatinya dapat menangkap ISYARAT itu. Makna apa yang terkandung di dalamnya…!

38. Sedih, resah, gundah dan merana karena kehilangan sesuatu. Hal itu akan jadi DERITA jika tak melihat dan merasakan KASIH SAYANG ALLAH yang meliputi kehidupanmu..

39. Tanda-tanda Allah sedang JATUH CINTA padamu maka BALA, MUSIBAH dan FITNAH akan datang silih berganti, baik dari LUAR maupun dalam DIRI, yang menjadi sarana PEMBERSIH jiwamu..!

40. Mencintai sesuatu yang ada pada makhluk itu tanda HATI yang SAKIT. Kuatkah jalan menuju kepadaNya jika HATI mu SAKIT? Bagaimana Allah menjengukmu jika tak berbalas CINTA.

41. Mar’atus Shalihah itu wanita yang disanjung Allah, para Malaikat Bershalawat untuknya. Telah diharamkah Allah api neraka menyentuhnya dan Syurga Mahligai Abadinya.

42. Sesungguhnya AKHIR itu lebih baik bagimu dari PERMULAAN. AKHIR benci itu cinta, akhir derita itu bahagia, akhir hidup itu mati dan akhir mati itu hidup abadi.

43. Rasa cemas yang menyelimuti jiwa karena rasa CINTA dan KUASA di HATI. Ingat! Tak bisa menghalangi JATUH TAKDIR pada SESUATU jika IA MENGHENDAKI ada atau tidaknya!

44. Tetaplah posisimu sebagai Istri yang Sholihah dan bersabarlah dalam menjalani kehidupan. Walau sering merana dan menderita. Allah telah menyediakan Syurga untukmu.

45. Jangan terpesona memandang KEINDAHAN sesuatu hanya dari sisi luarnya saja. Tampilan itu dapat memperdayakan dirimu hingga lupa pada KEINDAHAN yg sebenarnya.

46. Jangan seperti PETANI yg terbuai dg panorama sawahnya, hingga lupa bercocok-tanam. Bagaimana dapat MENUAI hasil ladangmu, jika cukup puas dg KEINDAHANnya saja.

47. Bisa jadi kerinduanmu pada Allah ada diwilayah NAFSU, karena RINDU yg HAKIKI itu CINTA MURNI. PECINTA akan berkorban sesuai kehendak yg di CINTA dlm PENGABDIAN.

48. Tak selamanya Allah memanjakan dirimu dg berlimpah MATERI yg dapat menjauhkanmu dariNya, bisa jadi dg mendatangkan berbagai MUSIBAH sbg tanda CINTANYA kepadamu.

49. Cintamu pada Allah harus dibuktikan lewat PENGABDIANmu kepadaNya. Cintamu pada saudaramu harus dinyatakan dalam TANGGUNG JAWABmu kepadanya seperti terhadap dirimu.
- Cinta bukanlah sebatas kata. Cinta harus ditunjukkan lewat tindakan konkret yang jelas-jelas mencerminkan cinta itu sendiri. Demikian juga cinta kita kepada Allah S.W.T. Baru akan terlihat kesungguhan cinta kita padaNya apabila kita  menjalankan kewajiban-kewajiban sebagai makhluk ciptaanNya dan menjauhi segala larangannya. Mengistiqomahkan Dzikir baik lisan maupun hati dan pikir, peduli dan mencintai (juga menanggung jawabi) saudara sesama muslim sebagaimana cinta dan tanggung jawab kita terhadap diri kita. 

50.Istri yang SHOLIHAH itu menyenangkan HATI, meringankan BEBAN, bertanggungjawab dengan yang diAMANATkan, PATUH dan TUNDUK pada SUAMI lebih dari siapapun “SENDIKO KAWULO”

51. Jika ingin dicintai Allah maka jangan engkau mencintai selain Diri-Nya dan jika ingin dicintai makhluk maka jangan engkau mengharapkan apapun yang ada pada dirinya. Oleh karenanya, cintailah sesuatu atas dasar memelihara amanat Allah yang dikirim kepadamu, jangan engkau berambisi ingin memiliki dan menguasai sesuatu apapun, karena suatu selain Allah bersifat fana yang akan membuat hatimu gelisah dan merana..

52. Cinta adalah anugerah dari Allah yang menjadi benih kebahagiaan di dalam hati. Semarak hidup di dunia karena tumbuh kembang cinta yang menjalar sampai ke jiwa.. Benih cinta bisa berbuah bahagia, namun tidak sedikit yang membusuk menjadi derita. Cinta, tergantung siapa yang memupuk dan memeliharanya. Jika ingin bahagia dengan cinta, maka cintailah sesuatu apa adanya..!

53. Allah tidak akan menerima amal ibadah seorang hamba yang menyekutukan-Nya. Begitu pula Allah tak akan menjadikan hati seorang hamba sebagai rumah-Nya, selama di dalam hati ada kecintaan selain diri-Nya. Oleh karenanya, jika ingin diterima amal ibadahmu maka jangan mengharapkan sesuatu apapun kepada selain diri-Nya. Dan jika hatimu ingin dijadikan sebagai rumah Allah maka kosongkan dari sesuatu apapun selain diri-Nya.

54. Cinta adalah anugerah yang dihamparkan Allah untuk semua makhluk-Nya. Cinta dan kasih sayang khusus diletakan pada hati manusia dan cahayanya membias ke akal pikiran dan sekaligus dapat menerangi jasmaniah. Jika cahaya terhalang oleh nafsu, maka akal menjadi gelap yang efeknya pada pola tingkah jasmaniah. Oleh karenanya, cinta yang diliputi nafsu akan membenarkan semua tindakan walau melanggar hukum syari'at.

55. Hakikat cinta ialah, selalu memberi pada yang di cinta bukan meminta dan menuntut pada yang dicinta. Cinta itu pengabdian tanpa minta balasan. Cinta itu menerima seutuhnya pada yang dicinta. Jika ingin dicintai sesamamu, maka jangan mengharapa sesuatu yang ada padanya. Jika ingin dicintai Allah maka jangan mencintai selain Diri-Nya.

TAMBIHUN : SOAL CINTA DALAM PUISI PENDEK

56. desah mantera

raga terhempas dalam gelombang dunia
jiwa tercabik pisau-pisau asmara
akal terbelenggu dan pikir terpesona
hati ternoda cinta yang penuh dusta

rangkaian cerita terhampar disetiap kata
melangkah di atas badai derita
membaca takdir dengan sejuta mantera
namun tuhan tetap tak mengubah cerita

57. doa & cinta
duhai permaisuriku
kau hamparkan permadani cinta sucimu
kau rebahkan jiwa dan hati tuk menyambutku
aku rindu bercumbu denganmu di atas hamparan rahmat
diperaduan cinta kutebar sejuta doa hanya untukmu

58. duhai kasihku,
ketika kupandang lautan cintamu, disana ada tarian asmara
di pucuk gelombang ada asamu, rindumu meliuk direlung ombak merana, serpih buih menepi di pantai cita, pikirmu sampai ditepian telaga jiwa, hatiku tergulung ombak romantika cintamu, jiwaku pinsan dikedalaman kasih sayangmu. mari kita merangkai kata jadi cerita romantika cinta kita.

59. kesempurnaan cinta
 tak ada kemesraan tanpa cinta, tak ada cinta tanpa perjumpaan, tak ada perjumpaan tanpa kerinduan.
kerinduan yang menari-nari dalam hati, adalah kesempurnaan cinta, disaat para pecinta menerima yang dicinta seutuhnya. cintai dirinya apa adanya, jangan mengharap lebih dari yang ada padanya.

60. duhai permaisuriku,
mari kita ke taman cinta tuk merangkai kuntum bunga surgawi, menghiasi taman cinta dengan taburan kelopak bunga-bunga asmara, menyirami taman bunga cinta dengan kasih sayang, menyingkirkan hama cinta dengan gelora romantika, dan menjadikan taman cinta sebagai panorama asmara dalam wujud nyata bagi tuhan alam semesta.

61. Duhai Permaisuriku
Cinta Kasihku padamu merangkai getar-getar munajat kepada-Nya. Kemesraanku padamu menggulung nama-nama-Nya. Kerinduanku padamu menghantarkan derai zikir kepada-Nya. Aku tak akan berhenti memandangmu hingga tampak keelokan wujud-Nya

62. duhai permaisuriku
dengan nada cinta kuberkata; romantika cintaku menyambut cintamu yang mendebarkan, asmaramu yang menggairahkan, kasih sayangmu yang melambungkan hingga langit ketujuh.

63. asa cinta
masih adakah cinta yang tersisa jadi asa
masih adakah kasih yang tersisa dalam rasa
masih adakah sayang di hati tuk bekal masa
masih adakah asmara di jiwa tanpa merana

kini aku beranjak tuk membuka jendela cinta, di luar riuh tawa gemuruh hujan sastra asmara, dalam gelap malam bintang rembulan berselimut mega, aku ingin menghempaskan raga dalam gelombang doa, di pelukan tuhan semesta.


By, CM Hizboel Wathony