Selasa, 12 November 2013

Kalam Hikmah ( Bab Kehidupan ) 31-40


31. SU-UDZON itu sumber penyakit HATI. Jika ingin selamat DUNIA AKHIRAT, jangan SU-UDZON disaat memandang sesuatu, teristimewa KETETAPAN ALLAH padamu.

32. BIMBANG dan GELISAH dalam menatap MASA DEPAN, suatu tanda kurang percaya bahwa ALLAH itu mempunyai sifat MAHA PEMURAH dan lagi MAHA MENCUKUPI setiap hamba-Nya.


33. Masihkah tidak merasa bahwa ALLAH menebarkan berbagai macam NIKMAT sebagai fasilitas hidup hamba-hambaNYA di DUNIA..?! Maka NIKMAT ALLAH manakah yang kamu DUSTAKAN..?!?

34. Tuntutmu pada KESEMPURNAAN makhluk itu yang menjadi sumber kekeruhan HATI di dalam memandang KEHENDAK ALLAH yang tampak di aneka ragam sifat dan perbuatan hamba-hamba NYA

35. Mengharap hidup BAHAGIA dengan menepis DERITA, sebagai tanda NAFSU menguasainya. BAHAGIA dan DERITA itu dua sisi RAHASIA KEHENDAKNYA pada kehidupan hamba-hamba-NYA

36. MUSIBAH bak anak tangga yang dilalui, maka bagi yang mendapat petunjuk akan naik ke anak tangga brikutnya dan bagi yang tidak dapat petunjuk akan terpelanting ke bawah

- Hidup adalah rangkaian anugerah dan cobaan. Dan orang yang berani hidup adalah orang yang tabah, kuat dan sabar dalam menjalani kehidupan dengan segala resikonya tersebut. Hidup juga senantiasa berjalan kedepan (baca: tidak mundur ke belakang). Setiap cobaan dan ujian yang menghampiri  adalah sebuah kesempatan yang disediakan Allah bagi hambaNya untuk dapat naik ke kelas yang lebih tinggi di hadapanNya. Dengan berjalannya waktu dan bertambahnya usia, tentu tiap orang ingin duduk di kelas yang makin tinggi. Maka satu-satunya jalan agar kedudukan (kelas) kita  di hadapan Allah kian tinggi adalah dengan jalan meningkatkan ketabahan, daya juang dan kesabaran dalam menghadapi tiap ujian dari Nya, baik itu ujian berupa kesenangan maupun kesulitan dan musibah.

37. ALLAH itu Tuhan yang tak pernah membenci hamba-hamba NYA. RAHMANNYA tampak pada TAQDIR KEHIDUPAN hamba-hamba NYA. Mengapa harus protes atas TAQDIR yang telah ditetapkanNYA?
- Dalam hidup tak ada tawar menawar. Karena tiap insan terlahir dengan membawa “buku skenario”  masing-masing. Allah telah mengukur  bentuk kehidupan yang paling tepat bagi tiap hamba yang diciptakanNya. Mencurigai atau bahkan membenci Allah atas ketetapanNya yang terkadang tidak sesuai dengan nafsu kita, akan membuat kita kian tenggelam dalam kekecewaan dan keputus asaan. Maka satu-satunya jalan adalah BERDAMAI dengan segala keadaan (yang seperti apapun bentuknya), dan jalani saja hidup ini dengan keimanan dan budi pekerti yang baik, agar kita selamat dunia dan akhirat.

38. DOA dan HIMMAH seorang hamba dalam meraih APA atau SIAPA itu tak akan dapat menggeser TAKDIR yang telah ditetapkan ALLAH pada SKENARIO AZALI untuk hamba-hamba NYA

39. Yang mengusik KEDAMAIAN dalam hati itu AKAL PIKIR kita yang dibangkitkan NAFSU (jiwa) melalui proses peresapan PANCA INDERA dengan analisa melaju kesimpulan dan fonis

40. Jika ingin mendapat KEDAMAIAN di dalam HATI-mu, bukalah pintu MAAF sebelum ada yang datang tuk meminta MAAF. Sifat PEMAAF, menjadikannya SEHAT LAHIR dan BATIN