31. SU-UDZON itu sumber penyakit HATI.
Jika ingin selamat DUNIA AKHIRAT, jangan SU-UDZON disaat memandang sesuatu,
teristimewa KETETAPAN ALLAH padamu.
32. BIMBANG dan GELISAH dalam menatap
MASA DEPAN, suatu tanda kurang percaya bahwa ALLAH itu mempunyai sifat MAHA
PEMURAH dan lagi MAHA MENCUKUPI setiap hamba-Nya.
33. Masihkah tidak merasa bahwa ALLAH
menebarkan berbagai macam NIKMAT sebagai fasilitas hidup hamba-hambaNYA di
DUNIA..?! Maka NIKMAT ALLAH manakah yang kamu DUSTAKAN..?!?
34. Tuntutmu pada KESEMPURNAAN makhluk
itu yang menjadi sumber kekeruhan HATI di dalam memandang KEHENDAK ALLAH yang
tampak di aneka ragam sifat dan perbuatan hamba-hamba NYA
35. Mengharap hidup BAHAGIA dengan
menepis DERITA, sebagai tanda NAFSU menguasainya. BAHAGIA dan DERITA itu dua
sisi RAHASIA KEHENDAKNYA pada kehidupan hamba-hamba-NYA
36. MUSIBAH bak anak tangga yang
dilalui, maka bagi yang mendapat petunjuk akan naik ke anak tangga brikutnya
dan bagi yang tidak dapat petunjuk akan terpelanting ke bawah
- Hidup adalah rangkaian anugerah dan
cobaan. Dan orang yang berani hidup adalah orang yang tabah, kuat dan sabar
dalam menjalani kehidupan dengan segala resikonya tersebut. Hidup juga senantiasa
berjalan kedepan (baca: tidak mundur ke belakang). Setiap cobaan dan ujian yang
menghampiri adalah sebuah
kesempatan yang disediakan Allah bagi hambaNya untuk dapat naik ke kelas yang
lebih tinggi di hadapanNya. Dengan berjalannya waktu dan bertambahnya usia,
tentu tiap orang ingin duduk di kelas yang makin tinggi. Maka satu-satunya
jalan agar kedudukan (kelas) kita
di hadapan Allah kian tinggi adalah dengan jalan meningkatkan ketabahan,
daya juang dan kesabaran dalam menghadapi tiap ujian dari Nya, baik itu ujian
berupa kesenangan maupun kesulitan dan musibah.
37. ALLAH itu Tuhan yang tak pernah
membenci hamba-hamba NYA. RAHMANNYA tampak pada TAQDIR KEHIDUPAN hamba-hamba
NYA. Mengapa harus protes atas TAQDIR yang telah ditetapkanNYA?
- Dalam hidup tak ada tawar menawar.
Karena tiap insan terlahir dengan membawa “buku skenario” masing-masing. Allah telah
mengukur bentuk kehidupan yang
paling tepat bagi tiap hamba yang diciptakanNya. Mencurigai atau bahkan
membenci Allah atas ketetapanNya yang terkadang tidak sesuai dengan nafsu kita,
akan membuat kita kian tenggelam dalam kekecewaan dan keputus asaan. Maka
satu-satunya jalan adalah BERDAMAI dengan segala keadaan (yang seperti apapun
bentuknya), dan jalani saja hidup ini dengan keimanan dan budi pekerti yang
baik, agar kita selamat dunia dan akhirat.
38. DOA dan HIMMAH seorang hamba dalam
meraih APA atau SIAPA itu tak akan dapat menggeser TAKDIR yang telah ditetapkan
ALLAH pada SKENARIO AZALI untuk hamba-hamba NYA
39. Yang mengusik KEDAMAIAN dalam hati
itu AKAL PIKIR kita yang dibangkitkan NAFSU (jiwa) melalui proses peresapan
PANCA INDERA dengan analisa melaju kesimpulan dan fonis
40. Jika ingin mendapat KEDAMAIAN di
dalam HATI-mu, bukalah pintu MAAF sebelum ada yang datang tuk meminta MAAF.
Sifat PEMAAF, menjadikannya SEHAT LAHIR dan BATIN