11. cinta mengalir bagai air deras dari
pegunungan, begitu juga cintaku padamu. tidak sedikit kotoran yang ikut terbawa
dalam perjalanan air menuju laut, tapi air itu tetap suci, sesuci cintamu
padaku dan sebening cintaku padamu, duhai kasihku. sungguh, aku sangat
mencintaimu, sayaang.
12. Cinta bagai cahaya yang dapat menerangi dunia. Orang yang selalu menatap sumber cahaya akan beresiko rabun dan orang yang terlalu dekat dengan cahaya akan terbakar dirinya. Banyak orang yang tak bisa melihat Allah karena silau dengan gemerlap cahaya dunia dan tidak sedikit yang terbakar hangus oleh cahaya nafsu dunia. Cintailah Allah hingga tak mampu melihat selain-Nya..!
13. Cinta itu tak akan membawa tentran bagi para pecintanya, kecuali jika cintanya hanya untuk Sang Khaliq yang tak pernah mendustai para pecintanya dan tak pernah pula menghianati siapapun yang telah mencintai-Nya..
14. Masih adakah cinta yang tersisa jadi asa, masih adakah kasih yang tersisa dalam rasa, masih adakah sayang di hati tuk bekal masa, masih adakah asmara di jiwa tanpa merana. Kini aku beranjak tuk membuka jendela cinta, di luar riuh tawa gemuruh hujan sastra asmara, dalam gelap malam bintang rembulan terselimuti mega, aku ingin menghempaskan raga dalam gelombang doa, di pelukan tuhan semesta.
15. Cinta mengalir bagai air deras dari pegunungan, begitu juga cintaku padamu, sayaang. Walau dalam perjalanan air dari gunung menuju laut akan membawa berbagai kotoran, tapi air itu tetap suci, sesuci cintamu padaku dan sebening cintaku padamu, duhai kasihku. Sungguh, aku sangat mencintaimu, sayaang.
16. Cinta adalah anugerah yang dihamparkan Allah untuk semua makhluk-Nya. Cinta dan kasih sayang khusus diletakan pada hati manusia dan cahayanya membias ke akal pikiran dan sekaligus dapat menerangi jasmaniah. Jika cahaya terhalang oleh nafsu, maka akal menjadi gelap yang efeknya pada pola tingkah jasmaniah. Oleh karenanya, cinta yang diliputi nafsu akan membenarkan semua tindakan walau melanggar hukum syari'at.
17. Cinta adalah anugerah dari Allah yang diletakkan pada tingkat ke lima di kedalaman hati. Cinta adalah puji yang jernih, cinta hanya bisa dirasakan oleh sang empunya cinta dan cinta juga tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata karena cinta itu tasbih dan tahmid. Oleh karenanya, jadikanlah cintamu sebagai sumber kekuatan untuk meraih sesuatu, jangan selimuti cinta dengan nafsumu yang akan membawa petaka hidupmu..
By, CM Hizboel Wathony